Manusia itu sama tapi dibedakan, beragam tapi
diseragamkan. Laki-laki dengan perempuan itu sama tapi dibedakan. Perempuan dan
laki-laki itu beragam tapi diseragamkan. Keduanya setara. Seharusnya. Namun konstruksi
sosial dalam masyarakat membedakan untuk keduanya. Perempuan dijadikan manusia
kelas dua serta sering hak-haknya dikurangi bahkan dihilangkan. Mereka menjadi
manusia yang terpinggirkan. Yang pertama dilihat adalah kelaminnya bukan
kemampuan perempuan sehingga kontribusi perempuan dalam masyarakat menjadi
minim. Hal ini terjadi dikarenakan mengakarnya budaya patriarki dalam
masyarakat kita. Bukan lantas matriarki sebagai solusi atas hal tersebut. Keduanya
tidak dapat dibenarkan.
Manusia adalah manusia. Laki-laki adalah
manusia. Perempuan adalah manusia. Lihatlah perempuan sebagai manusia. Bukan dari
kelaminnya. Pun ketika melihat laki-laki.
Comments
Post a Comment